top of page
  • Gambar penulisPhysio Medical Clinic

Manfaat Fisioterapi untuk Penderita Vertigo

Vertigo umum dapat mereda dengan sendirinya, namun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terdapat beberapa pilihan tatalaksana untuk keluhan vertigo, salah satunya adalah fisioterapi. Lalu apakah perlu bagi semua penderita vertigo untuk melakukan fisioterapi?

Terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan vertigo. Beberapa contohnya adalah adanya infeksi, rasa cemas berlebih, atau bahkan tumor yang mengganggu bagian pengatur keseimbangan tubuh. Berdasarkan penyebab-penyebabnya, tentu tidak semua vertigo langsung disarankan untuk menjalani fisioterapi. Penyebab vertigo yang dapat disarankan untuk melakukan fisioterapi adalah endapan pada saluran keseimbangan tubuh atau disebut juga Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)


penyebab Benign Paroxysmal Positional Vertigo BPPV

Sebagian besar BPPV yaitu 50-70% terjadi tanpa ada faktor pencetusnya. Sisanya dapat terjadi akibat riwayat kepala pernah terbentur, riwayat infeksi telinga, dan kurangnya oksigen. BPPV paling banyak dijumpai pada usia 50-70 tahun, usia muda jarang dijumpai namun dapat terjadi apabila terdapat riwayat trauma kepala. Penanganan pada penderita vertigo (BPPV) berupa pemberian obat dan fisioterapi. Obat-obatan yang diberikan secara umum dapat meredakan gejala. Pada sebuah penelitian diketahui bahwa dua per tiga dari penderita BPPV yang melakukan fisioterapi, mengalami perbaikan dari  keluhan vertigonya meski tidak diberikan tatalaksana lain.


Fisioterapi yang dilakukan kepada penderita vertigo disebut Vestibular Rehabilitation. Tujuan dilakukannya fisioterapi ini adalah untuk melatih input yang diterima oleh organ yang mengatur keseimbangan tubuh dan yang penglihatan mata agar dapat diproses dengan baik dalam otak, sehingga persepsi keseimbangan tubuh dapat diperbaiki. Dengan membaiknya persepsi keseimbangan tubuh, diharapkan keluhan vertigo akan semakin berkurang dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan keseimbangan. Dalam fisioterapi ini, diberikan gerakan-gerakan stretching dan memutarkan kepala untuk melatih rangsangan keseimbangan tersebut. Fisioterapi dapat dilakukan selama 40-60 menit setiap sesinya, fisioterapi ini bisa dilakukan dalam intensitas 2-3 kali dalam satu minggu serta tetap melakukan gerakan home exercise serta stretching yang telah diberikan dan dianjurkan oleh fisioterapis.


Semoga artikel ini dapat membantu pemahaman Anda tentang manfaat fisioterapi untuk penderita vertigo. Apabila anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi kami agar kami dapat membantu anda mengatasi keluhan yang dialami.


Author: Kartika K. Soegengwibowo


Kartika Kanastari Soegengwibowo adalah fisioterapis olahraga lulusan Universitas Indonesia jurusan Fisioterapi yang melanjutkan pendidikannya di universitas swasta di Jakarta dengan jurusan yang sama, namun fokus pada penanganan cedera olahraga. Sejak duduk di bangku SMP sudah menyukai kegiatan menulis terutama menulis essay. Hingga saat ini selain bekerja sebagai seorang fisioterapis olahraga, kegemarannya dalam menulis tetap tersalurkan dengan banyak membuat tulisan dan artikel-artikel kesehatan.


Sumber foto:

0 komentar

Comments


bottom of page