top of page
  • Gambar penulisPhysio Medical Clinic

Tahukah kalian mengenai Ischialgia?

Diperbarui: 16 Feb

Ischialgia adalah rasa sakit yang dimulai pada punggung bawah dan menjalar ke tungkai, kadang-kadang sampai ke kaki. Kondisi ini terjadi ketika terdapat penekanan pada saraf ischiadicus, misalnya karena adanya sebuah diskus yang mengalami herniasi atau bisa juga karena adanya tonjolan tulang. Saraf ischiadicus atau saraf skiatik adalah saraf terbesar dalam tubuh, dimulai dari akar saraf di sumsum tulang belakang regio lumbal yang berada di punggung bawah dan meluas melalui pantat untuk mengirimkan sinyal saraf hingga ke ekstremitas bawah. Beberapa orang yang mengalami ischialgia atau sciatica ini akan merasakan rasa nyeri yang tajam dan intens, namun ada juga yang merasa kesemutan, kelemahan, dan mati rasa di kaki mereka.


ischialgia

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 di negara Asia, prevalensi secara independen ischialgia pada populasi dewasa lebih besar dari 5% dan prevalensi waktu hidupnya tinggi sebesar 40%. Prevalensi ischialgia yang dilaporkan dalam beberapa literatur mulai dari 1,6% pada populasi umum dan 43% pada populasi pekerja (Venugopal et al., 2014). Kejadian ischialgia di Belanda adalah 9,4 kasus per 1000 orang dewasa (Meulen et al., 2017). Ischialgia adalah keluhan yang ditandai dengan timbulnya rasa nyeri mulai dari panggul bawah, paha belakang sampai dengan kaki yang mengikuti pola dermatomal, sering disertai dengan gejala sensoris seperti kesemutan. Perlu diketahui bahwa Ischialgia juga mengacu pada rasa sakit yang menyebar ke sisi samping jalur saraf skiatik yang bercabang dari punggung bawah melalui pinggul dan bokong dan turun ke setiap kaki.


Permasalahan yang sering terjadi pada penderita ischialgia yaitu nyeri menjalar dari pinggang ke tungkai hingga telapak kaki. Penurunan lingkup gerak sendi juga merupakan keadaan yang dialami penderita ischialgia. Intervensi fisioterapi yang diberikan pada kasus ischialgia yaitu dengan pemberian modalitas terapi dingin, manual terapi (manipulasi spinal dan mobilisasi jaringan lunak), traksi, dan elektroterapi. Terapi latihan juga dapat diberikan seperti latihan aerobik, penguatan otot inti tulang belakang, penguluran dari struktur otot yang tegang, traksi mekanik atau traksi lumbal, dan penggunaan korset. Modalitas lain fisioterapi berupa traksi. Mekanisme dari traksi itu sendiri adalah untuk menghilangkan rasa sakit dengan cara memisahkan tulang vertebra. Manfaat lain traksi yaitu menghilangkan tekanan kekuatan kontak dari jaringan yang cedera, meningkatkan sirkulasi perifer dengan efek pijatan, serta mengurangi spasme otot. Mayoritas studi menggunakan traksi pada pasien yang menderita gejala kompresi akar saraf (radikulopati, ischialgia, dan nyeri diskogenik). Hasil dari penelitian yang dilakukan, terdapat hasil positif setelah dilakukan traksi pada gejala kompresi akar saraf. 


Terapi Latihan juga diperlukan dalam mengurangi keluhan pada Ischialgia. Mc. Kenzie Exercise adalah satu metode latihan yang diberikan kepada penderita ischialgia. Mc. Kenzie Exercise adalah sistem pengobatan yang dikembangkan oleh fisioterapis yang berasal dari Selandia Baru bernama Robin McKenzie. Pengobatan ini terdiri dari tahap evaluasi, sampai dengan profilaksis dengan dasar klasifikasi gangguan yang berhubungan dengan tulang belakang dan ekstremitas, klasifikasi pasien dengan tiga sindrom (mekanis atau non-mekanis, disfungsi, dan postural), serta penekanan pada keterlibatan aktif pasien tersebut (gerakan aktif). Latihan Mc. Kenzie Exercise ini berfokus pada tulang belakang dan sendi perifer dan sangat baik untuk mengurangi keluhan nyeri pada penderita ischialgia. 


Semoga artikel ini dapat membantu pemahaman Anda tentang ischialgia. Apabila anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan hubungi kami agar kami dapat membantu anda mengatasi keluhan yang dialami.


Author: Kartika K. Soegengwibowo


Kartika Kanastari Soegengwibowo adalah fisioterapis olahraga lulusan Universitas Indonesia jurusan Fisioterapi yang melanjutkan pendidikannya di universitas swasta di Jakarta dengan jurusan yang sama, namun fokus pada penanganan cedera olahraga. Sejak duduk di bangku SMP sudah menyukai kegiatan menulis terutama menulis essay. Hingga saat ini selain bekerja sebagai seorang fisioterapis olahraga, kegemarannya dalam menulis tetap tersalurkan dengan banyak membuat tulisan dan artikel-artikel kesehatan.


Sumber foto:

0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Σχόλια


bottom of page